Tidak seperti bahan-bahan alam lainnya, plastik bersifat non-biodegradable.
Berdasarkan informasi, 30% volume sampah di Amerika Serikat terdiri
dari plastik. Bagaimana di negara kita, Indonesia? Umumnya sampah
plastik ditangani dengan cara dikubur atau dibakar dalam incinerator. Namun,
kedua cara tersebut belum menyelesaikan masalah. Plastik yang dikubur
tidak akan membusuk sementara lahan tempat mengubur plastik semakin
sulit. Pembakaran plastik akan menyebabkan polusi. Misalnya, pembakaran
PVC menghasilkan gas hidrogen klorida (HCl) atau gas klorin (Cl2).
Berikut beberapa cara yang dipertimbangkan untuk menangani plastik.








